Selasa , 03 Oktober 2017, 14:02 WIB

Serangan Vegas, Warga Kanada Tewas di Pelukan Wanita AS

Red: Teguh Firmansyah
AP
Bunga diletakkan di dekat lokasi penembakan massal di festival musik dekat Mandalay Bay Resort and Casino, di Las Vegas, AS, (2/10).
Bunga diletakkan di dekat lokasi penembakan massal di festival musik dekat Mandalay Bay Resort and Casino, di Las Vegas, AS, (2/10).

REPUBLIKA.CO.ID, OTTAWA -- Dua warga negara Kanada termasuk di antara 58 orang yang tewas dalam penembakan massal pada Ahad (1/10) di Las Vegas, Amerika Serikat. Demikian dilaporkan CTC pada Senin.

Jordan McIldoon (23) dari Maple Ridge, Provinsi British Colombia, termasuk 58 orang yang tewas ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah kerumunan orang di festival musik country di tempat terbuka di Las Vegas Strip.

McIldoon mestinya berulang-tahun ke-24 pada Jumat. Kedua orang tuanya terbang ke Nevada untuk mengambil mayatnya. Seorang perempuan Amerika mengatakan, di dalam unggahan di Facebook bahwa Ildoon meninggal di dalam pelukannya.

Warga negara kedua Kanada yang tewas bernama Jessica Klymchuk (28). Ia berasal dari Alberta.  Perdana Menteri Alberta Rachel Notley mengatakan, di dalam akun Twitter pada Senin. "Simpati warga Alberta diberikan kepada warga Alberta yang tewas dalam serangan di Las Vegas."

CTV juga melaporkan, empat lagi warga negara Kanada cedera dalam penembakan itu. Seorang anak perempuan yang bernama Jan Lambourne dari Provinsi Manitoba menjalani operasi.

Jody Ansell, yang juga berasal dari Manitoba, mengatakan di akun Twtitter-nya bahwa wanita tersebut tertebmbak di lengan dan diperkirakan akan baik-baik saja.

Sheldon Mack dari British Colombia tertembak di perut dan kondisinya membaik di ruang perawatan intensif setelah operasi. Ia berada di Las Vegas untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-21.

Setelah penembakan massal itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyampaikan belasungkawa untuk semua korban, dalam percakapan telepon dengan Presiden AS Donald Trump.

"Trudeau kembali menyampaikan kepada Trump bahwa Kanada mendukung Amerika Serikat setelah aksi kekerasan yang pengecut dan tanpa perasaan itu," kata kantor perdana menteri Kanada di dalam satu pernyataan.

Seorang pria bersenjata, berada di dalam kamar lantai 32 di satu hotel di Las Vegas. Ia melepaskan tembakan ke arah kerumunan orang yang menghadiri festival musik country di bawah pada Ahad malam. Polisi Las Vegas mengatakan sedikitnya 58 orang tewas, dan leih dari 500 orang lagi cedera.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan ia terkejut oleh penembakan pada Ahad malam di Las Vegas. "Ia sangat terkejut dan kaget oleh serangan mengerikan yang terjadi di Las Vegas," kata Wakil Juru Bicara Guterres, Farhan Haq, kepada wartawan pada Senin.

Sumber : Antara

Berita Terkait