Senin , 02 October 2017, 19:20 WIB

Teror Las Vegas, tak Ada Kata 'Teroris' di Sikap Awal Trump

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Teguh Firmansyah
EPA-EFE/EIKI HRAFNSSON
 Foto suasana penonton konser yang berusaha menyelamatkan diri saat persitiwa penembakan dekat Mandalay Bay Resort and Casino di Las Vegas, Senin (2/10).
Foto suasana penonton konser yang berusaha menyelamatkan diri saat persitiwa penembakan dekat Mandalay Bay Resort and Casino di Las Vegas, Senin (2/10).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui Twitter-nya menanggapi  penembakan mengerikan di Las Vegas yang menewaskan sedikitnya 50 orang dan melukai 200 lainnya.

"Saya mengucapkan belasungkawa dan simpati saya yang paling hangat kepada para korban dan keluarga penembakan di Las Vegas yang mengerikan," kata Trump melalui Twitter seperti dilansir ABC News, Senin, (2/10).

Trump belum menyebut ini aksi teroris pada pernyataan awalnya. Serangan itu diduga dilakukan oleh Stephen Paddock, seorang warga lokal dari Mesquite, Nevada. Menurut Gedung Putih, Trump telah diberitahu tentang penembakan di Las Vegas.

"Kami memantau situasi dengan seksama dan memberikan dukungan penuh kepada pejabat negara dan daerah. Kami mendoakan semua korban," kata seorang pejabat pemerintah dalam sebuah pernyataan.