Senin , 02 October 2017, 17:31 WIB

Teror di Las Vegas, Saksi: Kami Merangkak Lewati Mayat-Mayat

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Teguh Firmansyah
EPA/Bill Hughes/Las Vegas News Burea
Lokasi penembakan di sebuah konser musik country di Vegas Strip, Las Vegas, Amerika Serikat (AS) pada Ahad (1/10) malam.
Lokasi penembakan di sebuah konser musik country di Vegas Strip, Las Vegas, Amerika Serikat (AS) pada Ahad (1/10) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS -- Penembakan di Las Vegas menewaskan sedikitnya 20 orang pada Ahad (1/10) malam waktu setempat. Sejumlah saksi mata merekam bagaimana kejadian itu terjadi.

Menurut penuturan, Cole Watson, ia sedang menghadiri konser di luar hotel kasino Las Vegas bersama istri dan anak-anaknya. "Awalnya terdengar seperti seseorang sedang menyulut banyak petasan, tapi kemudian kami menyadari bahwa itu adalah suara tembakan beruntun, semua orang mulai berlari. Peristiwa itu sangat gila, ini adalah kekacauan mutlak," kata Watson seperti dilansir Aljazirah, Senin, (2/10).

Para penonton konser melaporkan melihat moncong berkedip dari lantai atas hotel. Wade Millward, seorang reporter Las Vegas Review Journal mengatakan, menurut saksi mata penembakan tersebut terjadi saat penyanyi musik country Jason Aldean tampil di atas panggung.

"Dia bermain sekitar 30 detik sebelum semua orang menyadari bahwa ini bukan kembang api namun tembakan. Orang-orang lari jatuh ke tanah," ujar Millward.

"Ada orang-orang yang meninggal di konser tepat di sebelah saya. Kami merangkak melewati mayat-mayat," kata seorang saksi mata Cari Copeland Pearson kepada kantor berita Dpa.

Polisi sedang mencari tersangka wanita yang dipercaya menjadi pendamping penembak. Las Vegas Metro Police Sheriff Joseph Lombardo mengatakan, pria bersenjata yang melakukan penembakan adalah seorang pria setempat.  "Ia tewas saat mau ditangkap," kata Lombardo.Tersangka utama, ujar Lombardo, tidak lagi menjadi ancaman karena sudah tewas.

"Kami belum menemukan tersangka wanita yang ada dengannya. Kami tertarik untuk bicara dengannya untuk menindaklanjuti investigasi," ujarnya. Menurut Lombardo, pihaknya yakin satu-satunya penyerang pada saat ini adalah pria yang tewas tersebut.

Berita Terkait