Kamis , 27 July 2017, 15:55 WIB

Cara Mengajar Menyenangkan untuk Guru

Rep: umi nur fadhilah/ Red: Esthi Maharani
Republika/ Wihdan Hidayat
 Calon siswa dan Orang tua wali melakukan pendaftaran ulang sebelum kegiatan belajar mengajar di SMA 6 Depok, Jawa Barat, Rabu (12/7).
Calon siswa dan Orang tua wali melakukan pendaftaran ulang sebelum kegiatan belajar mengajar di SMA 6 Depok, Jawa Barat, Rabu (12/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA Relawan Membaca 15 Menit membagikan tips mengajar yang menarik bagi guru. Guru harus meningkatkan, tidak hanya pengetahuan, tetapi juga ilmu mengajar menyenangkan.

"Perkembangan teknologi semakin pesat, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri untuk para guru dalam mengembangkan metode mengajar menggunakan teknologi," kata Sekjen Relawan Membaca 15 Menit Budi Firmanysah dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Kamis (27/7).

Ia mengingatkan, guru masih menjadi sumber utama dalam proses belajar mengajar di sekolah. Hal yang wajar, apabila guru tertantang meningkatkan kemampuan di bidang teknologi. Bukan sekedar mengikuti beberapa pelatihan, tapi guru diharapkan mampu membuat produk pembelajaran yang menarik.

Budi menjabarkan, salah satu hal yang bisa dilakukan guru, yakni, pertama, membuat metode belajar baru dan seru. Sehingga, mampu memancing siswa untuk lebih aktif. Kedua, mendampingi siswa memanfaatkan teknologi positif. Sehingga, alat teknologi yang dimiliki siswa termanfaatkan untuk pendidikan.

Ketiga, guru harus berprinsip, tidak ada lagi siswa yang mengeluh bosan berada di dalam kelas. Sehingga, guru terpacu menciptakan kelas nyaman. Selain itu, guru juga bisa mengajar menggunakan teknologi yang inovatif, kreatif serta interaksi positif.

Keempat, meningkatkan kemampuan mengajar membuat guru menjadi lebih fleksibel, paling tidak mengurasi rasa malas dalam menyiapkan bahan ajar. Guru bisa mengajar utuh di dalam kelas dan berbagi informasi di luar kelas dengan teknologi. Kelima, guru akan menjadi model atau idola yang dikagumi siswa. Karena mengajar menggunakan metode yang menarik. Pun sekolah akan menerima manfaat dengan SDM guru yang dimilikinya.

Budi mengingatkan, dunia pendidikan dihadapkan dengan berbagai tantangan, seperti, program literasi, pendidikan karakter. Sehingga, menurutnta, seharusnya guru mampu mentransfer ilmu dengan baik, inovatif, kreatif serta terjadinya interaksi dengan siswa. Salah satu tujuannya, agar siswa tidak merasa bosan berlama-lama di kelas.

"Mereka akan menikmati suasana belajar. Sehingga dapat direspon postif oleh para orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada guru dan sekolah," jelasnya.