Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Kebakaran Grenfell Tower, Penyanyi Inggris Kritik Pemerintah

Sabtu 17 June 2017 04:12 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Ilham Tirta

Sisa bangunan apartemen Greenfell Tower yang terbakar di Kensington Utara, London, (14/6).

Sisa bangunan apartemen Greenfell Tower yang terbakar di Kensington Utara, London, (14/6).

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Masyarakat Inggris menunjukkan kemarahan terhadap pemerintahnya. Pasalnya, pemerintah dinilai kurang cepat dalam menangani tragedi kebakaran gedung apartemen Grenfell Tower di London yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penyanyi Inggris, Lily Allen bahkan menulis kritikan untuk pemerintah di akun Twitter pribadinya. Berdasarkan informasi yang didapatnya, ia menyatakan, ada sekitar 100 korban dalam tragedi tersebut, namun keterangan resmi pemerintah hanya menyebut jumlah korban sebanyak 17 orang.

"Saya rasa kejadian ini perlu dihubungkan dengan politik karena pemerintah seharusnya bisa mencegah kematian warganya," kata Lily melalui akun @lilyallen. Dirinya mengritik sikap pemerintah yang seolah menutupi jumlah korban sebenarnya.

Dilansir Telegraph, Sabtu, (17/6), sebelumnya beberapa korban memang masih diidentifikasi. Dengan begitu, belum dapat dipastikan jumlah korban secara pasti.

Meski begitu, masyarakat Inggris khususnya di London terus melakukan aksi simpati. Salah satunya lewat pengumpulan dana bantuan untuk para korban.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jujitsu West Java Open Championship I

Ahad , 18 February 2018, 20:49 WIB