Rabu, 28 Zulhijjah 1435 / 22 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

AS Tuduh Agen Rusia di Balik Kisruh Ukraina

Rabu, 09 April 2014, 10:07 WIB
Komentar : 0
Alastair Grant/AP
John Kerry
John Kerry

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, menuduh agen Rusia dan pasukan khusus Rusia dibalik kisruh yang terjadi di timur Ukraina. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan langkah militer seperti yang telah dilakukan di Crimea.

Dilansir dari Reuters, para demonstran yang bersenjata masih menduduki gedung pemerintahan Ukraina di dua kota yang mayoritas penduduknya etnis Rusia. Meskipun begitu aparat kepolisian berhasil mengakhiri pendudukan di kota ketiga dalam sebuah operasi.

Aparat keamanan Ukraina menyebutkan para separatis telah menduduki markas keamanan di Luhansk dan telah menaruh sejumlah bom di gedung tersebut serta menyandera 60 orang. Namun, para aktivis membantah memiliki bahan peledak serta menyandera puluhan orang.

Mereka hanya menegaskan telah menguasai gudang persenjataan di markas tersebut. Pemerintah Ukraina pun mengatakan mereka telah menduduki gedung tersebut sejak Minggu. Langkah itu dinilai dilakukan oleh Rusia untuk memecah negara tersebut.

Kerry pun mengkhawatirkan Moscow akan mengulangi tindakannya seperti di Crimea. "Sangat jelas pasukan Rusia dan agennya dibalik kekerasan ini," kata Washington.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, membantah tuduhan Barat telah meningkatkan ketegangan di Ukraina.

Reporter : Dessy Suciati Saputri
Redaktur : Didi Purwadi
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Langgar Koalisi Tanpa Syarat, Pengamat: Jokowi Harus Ikuti Anjuran KPK dan PPATK
JAKARTA -- Joko Widodo telah mengajukan nama calon menterinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pengamat politik,...