Kamis, 15 Ramadhan 1436 / 02 Juli 2015
find us on : 
  Login |  Register

Perwira Tembak Komisaris Polisi di Kepala

Minggu, 16 Maret 2014, 03:22 WIB
Komentar : 0
rawstory.com
Penembakan. Ilustrasi.
Penembakan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Seorang perwira polisi yang sedang tidak bertugas melepaskan tembakan di sebuah klub malam yang ramai pengunjung di Argentina. Kejadian itu menewaskan seorang komisaris polisi dan satu lainnya.

Pihak berwenang juga melaporkan, sedikitnya 15 orang terluka pada Sabtu (15/3).

"Ini adalah pembantaian," kata Walikota Marcos Berlota kepada kanal berita C5N. Dia menceritakan, si penembak pergi ke klub dengan istrinya. Kemudian kembali ke luar untuk mengambil pistol dari mobilnya.

Saat kembali masuk, si pelaku langsung menembak kepala komisaris polisi.

Berlota menambahkan, tak hanya dua orang yang meninggal dalam aksi penembakan itu, seorang sopir truk juga tewas akibat tembakan di wajah.

Pelaku adalah seorang pria berusia 40-an dengan dua anak. Masih belum jelas motif si pelaku yang tiba-tiba menembakkan peluru di dalam klub malam yang dipenuhi anak-anak muda.

Reporter : c70
Redaktur : Indira Rezkisari
Sumber : Straits Times
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kontroversi Iklan 'The Muslims Are Coming'
Dua komedian muslim Amerika menuntut lembaga transportasi kota New York, yang membatalkan kontrak pemasangan iklan untuk promosi film mereka. Film berjudul ‘The Muslims...