Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Malaysia: Jangan Khawatir 12 Negara Bantu Pencarian Pesawat MAS

Wednesday, 12 March 2014, 21:20 WIB
Komentar : 0
EPA/Andy Rain
Malaysia Airlines
Malaysia Airlines

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein menjelaskan sebanyak 12 negara sedang ambil bagian dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines dari KLIA tujuan Beijing, China, yang hilang kontak sejak Sabtu (8/3).

"Sebanyak 12 negara turut ambil bagian dalam pencarian pesawat yang hilang kontak tersebut," kata Hishammuddin Hussein di lapangan terbang antarbangsa Kuala Lumpur, Rabu (12/3), saat menjelaskan kepada sejumlah media asing yang hadir dalam keterangan pers hari kelima pencarian pesawat MH370 yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Negara-negara yang terlibat tersebut di antaranya adalah Vietnam, Singapura, Indonesia, China, Amerika Serikat, Australia, Thailand, Filipina, Selandia Baru. Tiga negara terakhir yang ikut terlibat dalam operasi adalah Brunei Darussalam, India dan Jepang.

Disebutkannya, sebanyak 42 kapal laut dan 39 pesawat udara sedang dikerahkan untuk pencarian pesawat MH370. "Ini menunjukkan kami fokus pada pencarian sampai pesawat itu ditemukan," paparnya.

Dijelaskannya, pencarian akan terus dilakukan dengan fokus sampai pesawat tersebut ditemukan. "Kami tetap fokuskan pencarian pesawat hilang tersebut dan pelaksanaannya sampai pesawat ataupun kotak hitam ditemukan," jelasnya.

Selanjutnya Hishammuddin juga menolak penilaian telah terjadi kekisruhan dalam upaya pencarian karena dari waktu ke waktu ada perkembangan situasi yang dilaporkan untuk menjawab spekulasi. Pemerintah Malaysia sudah cukup transparan dan konsisten dalam melaporkan perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan pesawat.

Hishammudin juga membantah tuduhan bahwa kerja sama dengan Vietnam tidak erat. "Kerja sama pemantauan dan upaya pencarian dan penyelamatan sudah sampai pada tahap yang mungkin kita diizinkan masuk. Mereka tidak ada halangan dan memerlukan diplomatic note, yang semalam sudah kami berikan kepada pihak Vietnam," jelasnya.

Redaktur : Agung Sasongko
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...

Berita Lainnya

Bantu Pencarian, Jepang Kirim Pesawat Pasukan Bela Diri

Wartawan Swedia Tewas Ditembak di Kepala Saat Sedang Wawancara