Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Marty: Indonesia Prihatin Kondisi Ukraina Semakin Buruk

Selasa, 04 Maret 2014, 18:30 WIB
Komentar : 2
Republika/Agung Supriyanto
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Marty Natalegawa mengatakan bahwa Indonesia sangat prihatin atas semakin memburuknya kondisi negara Ukraina. Menanggapi perkembangan situasi yang terjadi di Ukraina, Marty mengaku bahwa pemerintah Indonesia sangat prihatin kondisi Ukraina yang kian memburuk yang semula menyangkut ketidakstabilan politik di dalam negeri negara Ukraina.

“Kini kondisi Ukraina berkembang menjadi suatu krisis internasional yang tidak saja mengancam kedaulatan serta keutuhan wilayah negara Ukraina melainkan juga beresiko meningkatkan ketegangan hubungan antara negara-negara terkait,” katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Selasa (4/3).

Dia menambahkan, Indonesia menegaskan posisi prinsipnya selama ini dalam menghadapi berbagai permasalahan internasional yang senantiasa menjunjung tinggi penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah sebagai prinsip dasar hubungan antarnegara.

“Indonesia juga mendorong semua pihak yang terkait untuk menahan diri, mengelola krisis, dan mengutamakan penyelesaian damai situasi di Ukraina dan senantiasa menghormati hukum internasional,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyerukan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB agar memikul tanggung jawabnya sesuai piagam PBB dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional menyangkut krisis di Ukraina. Termasuk memungkinkan pengiriman utusan khusus sekretaris jenderal (sekjen) PBB ke kawasan terkait.

Reporter : Rr. Laeny Sulistywati
Redaktur : Bilal Ramadhan
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...

Berita Lainnya

Korsel-AS Latihan Perang, Korea Utara Lepas Rudal ke Laut Jepang