Selasa, 25 Ramadhan 1435 / 22 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dituduh Sadap Indonesia, Australia Menyesal

Jumat, 01 November 2013, 18:59 WIB
Komentar : 0
Reuters
Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop
Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop

REPUBLIKA.CO.ID, PERTH -- Pemerintah Australia mengaku cemas tentang hubungan dengan Indonesia. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan, kecemasan muncul setelah terungkapnya skandal penyadapan terhadap Pemerintahan Indonesia di Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

''Kami mengambil ini sebagai tuduhan serius. Saya menyesalkan ini,'' kata Bishop, sat berada di Perth, Australia, seperti dikutip WA Today, Jumat (1/11).

Bishop mengatakan, akan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia menanggapi skandal mata-mata itu.Pemerintah Republik Indonesia melayangkan protes keras terhadap Australia.

Protes itu menyusul terkuaknya skandal penyadapan telekomunikasi yang dilakukan Kedutaan Australia di Jakarta. Sydney Morning Herald, Kamis (31/10), memberitakan tentang  adanya fasilitas penyadapan di perwakilan Australia untuk Jakarta.

Bishop mengatakan, Kemenlu Austrlia tidak bisa berkomentar banyak tentang skandal tersebut. Bishop meyakini penyadapan tersebut bukan tanggung jawabnya untuk menjelaskan.

''Ini program intelijen. Saya tidak bisa berkomentar banyak,'' kata dia. Selain Australia, Sydney Morning Herald menyebutkan, fasilitas penyadapan juga berada di Kedubes Amerika Serikat di Jakarta.

Reporter : Bambang Noroyono
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mediasi Gencatan Senjata di Gaza, Tapi AS Tetap Bantu Israel
GAZA -- Dunia internasional mendesak Israel dan Hamas segera menghentikan perang yang telah mengakibatkan ratusan korban sipil, khususnya di Gaza. Amerika...