Saturday, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

UNAMID: Tujuh Prajurit PBB Tewas di Darfur

Sunday, 14 July 2013, 08:39 WIB
Komentar : 0
UN
Tentara gabungan UNAMID di Darfur
Tentara gabungan UNAMID di Darfur

REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM -- Misi PBB-Uni Afrika di Darfur (UNAMID), Sabtu (13/7), mengonfirmasi tujuh prajurit pemelihara perdamaiannya telah tewas dan 17 lagi cedera dalam satu serangan oleh beberapa penyerang yang tak dikenal.

"Satu patroli gabungan UNAMID disergap di Darfur Selatan, Sudan," kata misi itu di dalam satu siaran pers, yang salinannya diperoleh oleh Xinhua. "Tujuh prajurit pemelihara perdamaian militer UNAMID tewas dan 17 personel polisi serta militer, di antara mereka dua penasehat polisi, cedera," tambah siaran pers tersebut.

Peristiwa itu, katanya, terjadi sekitar 25 kilometer di sebelah barat tempat tim Misi tersebut, Khor Abeche.
"Tim UNAMID menghadapi serangan sengit dari sekelompok orang yang tak dikenal. Setelah baku-tembak, patroli itu ditarik oleh bala-bantuan UNAMID yang tiba di lokasi tim Misi tersebut, Khor Abeche dan Manawashi," kata Misi itu.

"Misi tersebut mengutuk dengan sekeras-kerasnya mereka yang bertanggung-jawab atas serangan keji itu terhadap pasukan pemelihara perdamaian kami," kata Wakhil Khusus Gabungan UNAMID Mohamed Ibn Chambas sebagaimana dikutip dari Xinhua, Ahad (14/7).

"Para pelakunya mesti tahu bahwa mereka akan diburu atas kejahatan ini dan pelanggaran besar hukum kemanusiaan internasional," katanya.

Sebanyak 24 ribu prajurit UNAMID memikul tanggung jawab pemelihara perdamaian di Wilayah Darfur, yang telah menghadapi perang saudara sejak 2003. Sejak penggelarannya pada awal 2008, Misi itu telah kehilangan lebih dari 40 personelnya akibat berbagai serangan oleh pria tak dikenal yang bersenjata di wilayah itu.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ritual Seks Gunung Kemukus, Ini Solusi MUI
JAKARTA --  Terungkapnya sebuah ritual seks kuno di Gunung Kemukus, Jawa Tengah, oleh seorang wartawan asal Australia, Patcrik Abboud membuat geger masyarakat Indonesia....

Berita Lainnya

Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 2 Warga Pakistan

Diplomat Eropa Ingatkan Sudan Selatan Soal Konflik Etnis

Dokumen Snowden Bisa Jadi 'Mimpi Buruk' AS