Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Begini Kekuatan Peluru Kendali S-300 Rusia

Jumat, 31 Mei 2013, 05:58 WIB
Komentar : 1
AFP
Rudal canggih anti-pesawat S-300
Rudal canggih anti-pesawat S-300

REPUBLIKA.CO.ID, Rusia, negara yang merupakan sekutu pemerintahan Assad paling kuat, pada minggu ini mengumumkan bahwa pihaknya berkeinginan untuk menghormati kontrak yang telah dibuat, yaitu memberikan pasokan peluru-peluru kendali S-300 canggih kepada Suriah.

Rusia membela pengiriman senjata ke Suriah itu. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan bahwa rudal-rudal itu merupakan "faktor penjaga stabilitas" yang bisa mencegah campur tangan asing.

Rudal S-300 memiliki kemampuan untuk menembak jatuh pesawat serta peluru kendali dan mempunyai kesamaan dengan Patriot, yaitu peluru kendali yang dikerahkan NATO di perbatasan Turki dengan Suriah.

Bulan ini, koran The Wall Street Journal melaporkan Israel telah mengingatkan Amerika Serikat bahwa rencana Rusia untuk menjual rudal-rudal itu akan mempersulit intervensi bagi penyelesaian konflik di Suriah --yang telah menewaskan lebih dari 94.000 orang sejak Maret 2011.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...

Berita Lainnya

Netanyahu: Israel Dikepung Ribuan Roket dan Peluru Kendali

Assad: Rusia Sudah Kirim Peluru Kendali