Friday, 11 Sya'ban 1436 / 29 May 2015
find us on : 
  Login |  Register

PBB: Oposisi Suriah Gunakan Gas Sarin

Monday, 06 May 2013, 19:43 WIB
Komentar : 1
Reuters/Denis Balibouse
Anggota Komisi Independen Penyelidikan PBB atas senjata kimia Suriah, Carla Del Ponte.
Anggota Komisi Independen Penyelidikan PBB atas senjata kimia Suriah, Carla Del Ponte.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Investigator PBB mengatakan pihaknya telah menemukan testimoni korban dan staf medis yang menunjukkan militan menggunakan gas sarin. Senjata kimia itu diklasifikasikan sebagai senjata pemusnah massal dalam resolusi PBB 687.

Komisi Independen Penyelidikan PBB tidak menemukan bukti pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia terhadap militan. "Penyelidik kami telah pergi ke negara-negara tetangga, mewawancarai korban, dokter, dan rumah sakit lapangan, dan menurut laporan mereka ada kecurigaan kuat dari penggunaan gas sarin," ujar anggota komisi, Carla Del Ponte, dilansir PressTV.

Dia mengatakan gas tersebut digunakan oposisi, bukan otoritas pemerintah. Pemerintah Suriah dan militan saling menuduh penggunaan senajat kimia tiga kali. Penggunaan tersebut yakni di Aleppo dan Damaskus pada Maret lalu serta di Homs pada Desember 2012.

Pada 17 Desember, Duta besar Suriah untuk PBB, Bashar Ja'afari mengatakan militan yang disponsori asing bisa menggunakan senjata kimia. Damaskus dinilai benar-benar mengkhawatirkan setelah ada penggunaan senjata kimia.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Dewi Mardiani
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hijab tak Halangi Asmaah Helal Bermain Sepakbola
JAKARTA -- Mengenakan hijab rupanya tak menghalangi pesepak bola Muslimah asal Australia, Asmaah Helal untuk bermain sepakbola  Dalam kunjunggannya ke kantor Harian Republika (28/5),...

Berita Lainnya

Kekuatan Dunia Dinilai Berusaha Pecah Kesatuan Umat Muslim

Turki Periksa Penggunaan Senjata Kimia Suriah