Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Peretas Surel George Bush Kembali Menyerang

Jumat, 22 Maret 2013, 09:03 WIB
Komentar : 0
AFP
Peretas melakukan serangan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peretas piranti lunak yang dikenal dengan nama Guccifer kembali menyerang. Laman Smoking Gun melansir kali ini yang menjadi korban John Doerr yang terkenal karena investasi awalnya di perusahaan seperti Amazon dan Google.

Sang peretas mempublikasikan surat elektronik (Surel) dari email AOL yang dimiliki Doerr di dunia maya. Selain itu, ia juga menampilkan buku alamat email Doerr, salah satunya berisi penulis biografi Steve Jobs, Walter Isaacson dengan cara 'screenshot'. Juru Bicara untuk Doerr, Kleiner Perkins Caufield dan Byers tidak berkomentar mengenai kejadian ini.

Nama Guccifer semakin mengilap setelah pada awal 2013 ini menyusup ke sejumlah Surel yang dimiliki keluarga Bush. Termasuk mantan presiden AS, George W Bush.

Peretas itu juga mengakses Surel dua orang mantan menteri luar negeri AS, Colin Powell dan Hillary Clinton.

Reporter : Aldian Wahyu Ramadhan
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Reuters
1.051 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pemberontak Kurdi Lolos dari Tiang Gantung