Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Spanyol Tolak Deportasi Buron Mesir

Jumat, 22 Maret 2013, 07:56 WIB
Komentar : 0
REUTERS/Stringer
Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Pengadilan Spanyol kembali menolak permintaan Kejaksaan Agung Mesir untuk mendeportasi dua buronan warga Mesir yang telah divonis penjara in absentia di mahkamah Kairo.

''Ini merupakan penolakan kedua kali oleh pengadilan Spanyol atas pemintaan Mesir setelah sebelumnya pada tahun lalu,'' sebut kantor berita Mesir, MENA, Kamis waktu setempat.

Pengusaha Hussein Salim dan putranya, Khaled Hussein, buron ke Spanyol setelah tumbangnya rezim pimpinan Presiden Hosni Mubarak dua tahun silam.

Hussein dan putranya yang dikenal dekat dengan Gamal Mubarak, putra mantan Presiden Mubarak, masing-masing divonis 15 tahun penjara di pengadilan Kairo atas dakwaan korupsi dan pencucian uang.

Gamal Mubarak dan kakaknya, Alaa Mubarak, serta ayahnya, Hosni Mubarak, juga kini mendekam di penjara Torah, Kairo selatan, atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Kedua buronan itu didakwa dalam kasus tanah, penggelapan uang publik sebesar 700 juta pound Mesir atau sekitar 120 juta dolar AS. Kedua tersangka itu memegang dua kewarganegaraan, yaitu Mesir dan Spanyol.

Pengadilan Spanyol beralasan bahwa penolakan itu sesuai dengan konstitusi negara itu yang tidak membolehkan deportasi warga ke negara lain. Selain itu, katanya, Mesir dan Spanyol belum memiliki perjanjian ekstradisi.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
541 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Prajurit Perbatasan India Tewas Dalam Serangan di Khasmir

PM Turki Sambut Positif Seruan Pemimpin PKK

Lagi, Pesawat Tanpa Awak AS Bunuh Empat Orang di Pakistan