Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Cina Tegaskan Kedaulatan Wilayahnya

Kamis, 21 Maret 2013, 23:00 WIB
Komentar : 0
Pulau Sengketa

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pemerintah Cina menegaskan, tidak ada pihak manapun yang dapat mempengaruhi negaranya untuk menjaga dan mengamankan wilayah kedaulatan.

"Cina memiliki kemampuan dan resolusi untuk mengamankan dan menjaga wilayah kedaulatannya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Hong Lei di Beijing, Kamis (21/3).

Hal itu disampaikannya menanggapi sejumlah pemberitaan yang menyatakan Jepang dan Amerika Serikat telah melakukan pemetaan bersama di wilayah gugusan kepulauan Diaoyu di Laut Cina Timur.

Hong Lei menegaskan gugusan Kepulauan Diaoyu merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah kedaulatan Cina, dan akan berupaya mengamankan dan menjaga gugusan kepulauan itu sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Hubungan Cina dan Jepang, belakangan mengalami ketegangan setelah bersengketa atas gugusan Kepulauan Diaoyu atau di Jepang dikenal sebagai Senkaku di Laut China Timur. Kedua pihak terlibat aksi provokasi dalam mengamankan gugusan pulau yang ditengarai mengandung sumber daya mineral melimpah itu.

Pada Senin (18/3) Cina secara rutin menggilir kapal patrolinya di sekitar Kepulauan Diaoyu. Tiga kapal intai masing-masing Haijian 137, Haijian 15 dan Haijian 8002 dikerahkan untuk melakukan patroli rutin di wilayah itu.

Pihak Administrasi Kelautan Negara Cina menegaskan Diaoyu adalah bagian kedaulatan Cina dan meminta Jepang untuk segera menarik pengamananya dari wilayah tersebut.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
1.139 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...