Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Soal Nuklir Iran Obama Pilih Penyelesaian Diplomatik

Kamis, 21 Maret 2013, 12:25 WIB
Komentar : 0
frontpagemag.com
fasilitas nuklir Iran

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Presiden AS Barack Obama mengatakan di Jerusalem, Rabu (20/3), ia lebih suka menangani masalah nuklir Iran dengan cara "diplomatik", yang menjadi keinginan Iran sendiri.

Dalam taklimat gabungan setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS yang sedang berkunjung tersebut mengatakan "semua pilihan tetap berada di meja" dan ia memilih penyelesaian diplomatik.

Obama mengatakan Iran yang bersenjata nuklir "akan menjadi ancaman bagi wilayah tersebut, bagi dunia, serta buat Israel", dan mendesak Iran agar memenuhi kewajibannya.

Presiden AS itu kembali meyakinkan Israel mengenai dukungan tetap AS dalam masalah nuklir Iran, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis siang.

Israel dan sebagian negara Barat telah lama menuduh Iran secara diam-diam berusaha membuat senjata nuklir, tuduhan yang dibantah oleh Teheran. Iran berkeras program nuklirnya semata-mata bertujuan damai.

Israel telah lama mengancam akan melancarkan serangan untuk mendahului terhadap instalasi nuklir Iran, jika diplomasi dan sanksi gagal menghentikan upaya Iran.

Obama tiba di Israel pada Rabu, untuk pertama kali sebagai Presiden AS. Dalam taklimat itu, Netanyahu mengatakan Iran adalah topik utama selama pertemuan tertutup mereka pada Rabu malam.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.431 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Satu dari 50 Anak di AS Diduga Autis

Krisis Pembangkit Nuklir Fukushima Gara-Gara Tikus