Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Krisis Pembangkit Nuklir Fukushima Gara-Gara Tikus

Kamis, 21 Maret 2013, 11:39 WIB
Komentar : 0
Reaktor Nuklir Fukushima

REPUBLIKA.CO.ID, FUKUSHIMA -- Krisis pembangkit energi nuklir Fukushima, Jepang, beberapa waktu lalu diduga akibat dari ulah seekor tikus.

Tokyo Electric Power Co (Tepco) yang menjadi operator pembangkit energi tersebut mengatakan tikus menyebabkan arus pendek listrik di dalam saklar. "Kami paham kekhawatiran publik, tapi sistem sudah diperbaiki," ujar juru bicara Tepco, masayuki Ono dilansir BBC.

Dua tahun lalu, gempa yang disusul tsunami membuat pembangkit tenaga nuklir meleleh. Pembangkit diperbaiki pada Desember 2011 dan krisis pada Senin (18/3) lalu merupakan yang pertama sejak itu.

Padamnya listrik mematikan sistem pendingin di empat tempat penyimpanan di reaktor 1,3, dan 4 pada Senin petang. Namun, pendingin reaktor tidak terpengaruh.

Sistem pendingin berisi air tapi mengandung radioaktif. Teknisi membutuhkan sekitar 30 jam untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Semua sistem pendingin dioperasikan pada Rabu (20/3) pagi kemarin.

Di saklar pendingin ditemukan tanda terbakar dan bangkai binatang di dekatnya. Perusahaan merilis gambar yang memperlihatkan tikut di dalam unit saklar.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Karta Raharja Ucu
1.275 reads
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...