Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

AS Bantah Lecehkan Alquran di Guantanamo

Kamis, 21 Maret 2013, 09:25 WIB
Komentar : 0
telegraph
tahanan guantanamo

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINTON -- Para penjaga Teluk Guantanamo menyatakan tak pernah melecehkan Alquran dalam bentuk apa pun. "Omong kosong. Sama sekali tak ada pelecehan Alquran," kata Panglima Komando Selatan AS Jenderal John Kelly seperti dilaporkan AFP.

Setidaknya 24 tahanan di penjara kontroversial AS itu melancarkan aksi mogok makan. Sedangkan para pengacara mereka mengatakan kliennya telah menghentikan menyantap daging sebagai protes atas sangkaan pelecehan terhadap Alquran di penjara tersebut.

Para pejabat penjara mengatakan, kini sudah 24 tahanan melancarkan aksi mogok makan. Angka itu berarti dua kali lipat dari pekan lalu. Menurut Kelly, para tahanan menghentikan memakan daging karena kecewa Presiden Barack Obama tak memenuhi janjinya menutup penjara di pangkalan angkatan laut AS di selatan Kuba itu.

Penjara ini dioperasikan pada 2002 untuk menahan tersangka teroris dalam perang melawan teror yang dicanangkan George W Bush menyusul Serangan 11 September 2001. Pada 2009, Obama berjanji menutupnya namun dicegah Kongres sehingga masih beroperasi hingga kini.

Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara
3.601 reads
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Wow. Museum Lionel Messi Akan Segera Dibangun

Penulis Novel Horor Legendaris Tutup Usia