Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kim Jong Un Awasi Latihan 'Serangan Drone'

Rabu, 20 Maret 2013, 23:47 WIB
Komentar : 0
AP
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat berpidato di Pyongyang

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL--Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un dilaporkan mengawasi serangan drone dengan Korea Selatan sebagai target simulasi pada Rabu (20/3). Kantor berita KCNA seperti dilansir AFP, Rabu (20/3), melaporkan pasukan bersenjata menembak jatuh target yang menyerupai rudal jelajah.

Korea Utara meningkatkan latihan militer sebagai tanggapan atas latihan militer gabungan tetangganya dan Amerika Serikat yang dipandang 'bermusuhan'. Latihan gabungan kedua negara musuh bebuyutan Korut itu digelar setelah Pyongyang dijatuhi sanksi tambahan oleh Dewan Keamanan PBB gara-gara uji coba nuklir pada Februari lalu.

Memang belum dipastikan apakah Korea Utara memiliki drone, Meski, satu laporan dari Kantor Berita Korsel, Yonhap, tahun lalu menyatakan negara itu memperoleh drone mata-mata AS era 1970-an dari Suriah dikembangkan menjadi drone serbu.

"Pesawat-pesawat ini didesain dalam rute dan waktu penerbangan dengan Korsel sebagai target," ujar Kim Jong Un seperti dilansir KCNA. Dengan nada puas ia menambahkan pesawat-pesawat tadi terbukti mampu melakukan serangan dalam presisi super terhadap target-target musuh.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
2.478 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

AS akan Lanjutkan Kehadiran Militernya di Asia Pasifik

PBB: Suara Indonesia Tentukan Arah Agenda Majelis Umum

Ekonomi Goyah, Siprus Minta Bantuan Utang Rusia