Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ekonomi Goyah, Siprus Minta Bantuan Utang Rusia

Rabu, 20 Maret 2013, 23:02 WIB
Komentar : 0
picture4u.net
Salah satu sudut Pulau Siprus.

REPUBLIKA.CO.ID, NICOSIA -- Siprus meminta bantuan utang baru kepada Rusia, Rabu (20/3), setelah ekonomi negara tersebut diambang resesi. Parlemen negara kepulauan tersebut telah menolak bantuan bailout Eropa yang meningkatkan risiko kegagalan perbankan.

Menteri Keuangan Siprus, Michael Sarris, mengatakan di Moskow, dia tidak mencapai kesepakatan dengan Rusia. Namun, pembicaraan akan dilanjutkan.

Menteri Keuangan Rusia mengatakan Nicosia telah meminta bantuan lebih lanjut sebesar 5 miliar euro selama lima tahun dan bunga rendah untuk utang sebelumnya sebesar 2,5 miliar euro.

Siprus mencari bantuan ke Moskow setelah rencana bailout zona euro sebesar 10 miliar euro ditolak parlemen setempat. Hal ini karena Siprus harus meningkatkan pajak deposito untuk mendapatkan dana sebesar 5,8 miliar euro.

Dilansir Reuters, Moskow memiliki kepentingan untuk menjaga keberlangsungan bank Siprus. Ini karena Siprus menjadi tempat penyimpanan bagi pebisnis dan warga Rusia lain.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Reuters
2.004 reads
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Cina Ingin Sengketa Asia Pasifik Steril dari Negara Besar