Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Barack Obama Tiba di Israel

Rabu, 20 Maret 2013, 20:23 WIB
Komentar : 0
AP Photo/Charles Dharapak
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama tiba di Tel Aviv, Israel, Rabu (20/3). Ini merupakan kunjungan pertama Obama ke Timur Tengah di masa jabatan yang kedua.

Obama berangkat menuju Israel dengan menggunakan pesawat kepresidenan Amerika Serikat (AS), Air Force One, Selasa (19/3) malam.

Air Force One kemudian mendarat Tel Aviv, Rabu siang waktu setempat di bandara Ben Gurion. Karpet merah digelar di bandara untuk menyambutnya.

Sejumlah pejabat Israel menyambut Obama. Tampak Presiden Israel Shimon Peres, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut presiden negeri Adidaya itu.

‘’Terima kasih Bapak Presiden (Obama) untuk menegakkan hak rakyat Yahudi untuk sebuah negara Yahudi di tanah air bersejarah kami, dan berani menegakkan hak tersebut di PBB. Selamat Datang di Israel,’’ ujar Netanyahu saat menyambut Obama seperti dikutip dari Guardian, Rabu (20/3).

Sementara itu, Peres menyatakan tanpa AS, dunia menjadi lebih gelap. Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang terlebih dahulu sudah tiba di negara juga mempersiapkan kedatangan presiden.

Sebelum meninggalkan Ben Gurion dengan menggunakan helikopter ke Yerusalem, Obama akan melihat elemen sistem pertahanan rudal Israel Iron Dome.

Apalagi AS telah mengeluarkan ratusan juta dolar untuk mengembangkan sistem itu. Pengamanan ketat telah dilakukan oleh ribuan petugas keamanan Israel dan Palestina. Mereka berkumpul di Yerusalem dan di Ramallah, Tepi Barat menjelang Obama datang.

Obama dijadwalkan berkunjung selama tiga hari di Tepi Barat, Yerusalem, Betlehem, hingga Yordania.



Reporter : rr laeny sulistywati
Redaktur : Heri Ruslan
1.649 reads
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Presiden Bangladesh Tutup Usia