Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

AS: Tak Ada Bukti Oposisi Suriah Gunakan Senjata Kimia

Rabu, 20 Maret 2013, 10:04 WIB
Komentar : 0
foxnews
Juru Bicara Gedung Putih Jay Carney

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Gedung Putih, Selasa (19/3), menyatakan tudingan Moskow soal oposisi menggunakan senjata kimia, tidak benar. Washington menegaskan, tak ada bukti yang memperlihatkan gerilyawan Suriah telah menggunakan senjata kimia dalam perang mereka melawan tentara pemerintah.

Juru Bicara Gedung Putih, Jay Carney, menanggapi laporan media resmi Suriah, yang menuduh oposisi bersenjata menembakkan satu roket yang berisi bahan kimia pada Selasa ke Provinsi Aleppo, Suriah utara, sehingga menewaskan tak kurang dari 15 orang. Menteri Penerangan Suriah Omran Az-Zoubi mengecam tindakan itu sebagai peningkatan yang berbahaya.

Kementerian Luar Negeri Suriah telah mengeluarkan pernyataan yang menyampaikan keprihatinan sangat serius mengenai senjata pemusnah massal yang jatuh ke tangan oposisi. "Kami tak memiliki bukti yang membenarkan tuduhan bahwa oposisi telah menggunakan senjata kimia," kata Carney, seperti dilansir Xinhua, Rabu (20/3).

"Kami sangat ragu mengenai rejim telah kehilangan semua kredibilitas, dan kami juga ingin memperingatkan rejim tersebut agar tidak mengeluarkan tuduhan semacam ini sebagai dalih atau kedok bagi penggunaan senjata kimia olehnya," kata dia.

Ia menyampaikan keprihatinan atas tudingan penggunaan senjata kimia itu. Terlebih lagi, konflik di Suriah telah memasuki tahun ketiga sementara lebih dari 70 ribu orang telah tewas. Pihaknya menegaskan, Washington tidak memasok bantuan mematikan untuk oposisi.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
4.312 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

PM Oposisi Menolak Berdamai Dengan Assad

Dua Drone Israel Langgar Wilayah Udara Lebanon

Parlemen Siprus Tolak Pajak Deposito