Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Al-Qaeda Afrika Klaim Bunuh Sandera Warga Prancis

Rabu, 20 Maret 2013, 09:25 WIB
Komentar : 0
Al-Qaeda Afrika (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAURITANIA -- Kelompok Al-Qaeda di Afrika Utara mengatakan mereka telah membunuh seorang pengusaha asal Perancis yang ditangkap di Mali pada 2011. Berita tersebut dilaporkan kantor berita Mauritania ANI. 

Seperti dikutip dari BBC, Rabu (20/3), Al-Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM) mengatakan kepada ANI mereka membunuh Philippe Verdon pada 10 Maret. Tindakan mereka merupakan balasan atas intervensi Perancis di Mali. Verdon dan warga negara Perancis lainnya ditangkap pada November 2011 saat berada di kota Hombori. 

Tentara Perancis dikirim ke Mali pada Januari sebagai reaksi atas ancaman miilitan Al-Qaeda yang akan menguasai ibukota.  

Kementerian Luar Negeri Prancis mengaku sedang mencoba memverifikasi laporan ANI. Philippe Verdon and Serge Lazarevic berada di Afrika untuk urusan bisnis. 

AQIM mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penculikan itu dan foto kedua korban saat berada dalam sandera. Selain Verdon, 14 warga Perancis lain juga masih ditahan kelompok militan di Afrika. 

Reporter : Ani Nursalikah
Redaktur : Citra Listya Rini
560 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Saudi Tangkap Mata-Mata asal Iran

Jelang Kedatangan Obama, Begini Reaksi Palestina dan Israel

Pemburu Gelap Bunuh Puluhan Gajah Hamil