Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dikecam Rusia, AS Ngotot Tebar Rudal di Eropa

Rabu, 20 Maret 2013, 05:17 WIB
Komentar : 0
fas.org
Rudal AS/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Bukares mengatakan Amerika Serikat akan tetap menyebarkan sistem pencegat anti-rudal di Rumania meskipun ada penentangan dari Rusia. Menteri Pertahanan Rumania Mircea Dusa mengatakan, sistem rudal kemungkinan besar akan dikerahkan pada tahun 2015, seperti dilansir Press TV.

"Saya telah memperoleh jaminan yang diperlukan dari pihak Amerika bahwa investasi itu di Rumania akan terus berlanjut," kata Dusa, menambahkan bahwa kerja sama militer antara kedua belah pihak adalah "salah satu yang luar biasa."

Sebelumnya, para pejabat AS mengatakan bahwa rudal jarak pendek akan dikerahkan ke Rumania dan Polandia. Moskow mengkritik program yang merupakan bagian dari sistem pertahanan rudal AS di Eropa. Kremlin menyatakan bahwa pada akhirnya sistem tersebut akan mengancam keamanan Rusia dan memungkinkan negara-negara Barat untuk menembak jatuh rudal balistik. Ketika diminta untuk berkomentar mengenai oposisi Moskow, Menhan Rumania hanya mengatakan negaranya memiliki hubungan "normal" dengan Rusia.

Redaktur : Endah Hapsari
2.089 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Hobi Perang, Ekonomi AS Sulit Selama 100 Tahun

Pesawat AU Inggris Bawa Uang Tunai Satu Juta Euro, Buat Apa?