Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Rusia: Monopoli AS-UE Akan Berakhir

Selasa, 19 Maret 2013, 21:19 WIB
Komentar : 0
Irib
Bendera AS dan UE

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Utusan khusus presiden Rusia untuk Afrika Mikhail Margelov, menilai monopoli Amerika Serikat dan Uni Eropa mendekati akhir.

"Pemain baru sedang masuk ke benua Afrika. Merekalah yang kita sebut dengan negara BRICS," katanya dalam jumpa pers, Selasa (19/3).

BRICS merupakan kependekan dari kumpulan lima negara terdiri atas Brasil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan. Lima negara tersebut berada dalam pertumbuhan ekonomi baik di antara negara di dunia.

Margelov berkata bahwa negara-negara tersebut akan melakukan Konferensi Tingkat Tinggi di Durban, Afrika Selatan bertema 'BRICS dan Afrika: Kemitraan untuk Perkembangan, Penyatuan dan Industrialisasi.'

"Keanggotaan BRICS memberikan keuntungan kompetitif," kata dia. "Pertama-tama, tidak satupun anggota dalam organisasi ini yang tercemar oleh dosa penjajahan di Afrika dan kedua BRICS berprinsip tidak ikut campur urusan dalam negeri di sejumlah negara di Afrika," katanya menambahkan.

"Tidak satupun anggota BRICS yang menyebarkan paham demokrasi di Afrika dengan memaksa dan memakai bantuan tentara serta serangan udara," kata dia melanjutkan.

Margelov juga mengatakan Rusia kembali ke Afrika dengan sejumlah program ekonomi dan kemanusiaan.
"Perusahaan-perusahaan Rusia beroperasi di semua negara di Benua Afrika, Rusia menghapuskan hutang negara-negara Afrika. Hal tersebut mengindikasikan petanda baru perjanjian politik-ekonomi dan menyediakan bantuan kemanusiaan bila diperlukan," katanya.

Rusia melakukan sejumlah program baru menggunakan pengalaman-pengalaman Uni Sovyet, kata Margelov merujuk pada inisiatif perkumpulan delapan negara besar di dunia atau G8.

"Tidak ada satupun negara di Benua Afrika yang saat ini tidak siap untuk bekerja sama dengan Rusia baik di bidang politik dan ekonomi," kata Margelov.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara/ RIA Novosti-OANA
2.865 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Italia Nilai India Langgar Ketentuan Kekebalan Hukum

Obama Desak Iran Ambil Langkah Soal Nuklir

Pemenggal Wartawan AS Ditangkap di Pakistan