Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Selidiki Kematian Misterius Ratu Kecantikan Siberia

Selasa, 19 Maret 2013, 09:28 WIB
Komentar : 0
IST
Viktoria Lygdenova.

REPUBLIKA.CO.ID, ULAN-UDE -- Penyelidikan kematian misterius Ratu Kecantikan Siberia, Viktoria Lygdenova, terus dilakukan polisi.

RIA Novosti-0ANA melaporkan, wanita berusia 22 tahun itu ditemukan tewas di apartemennya di ibu kota wilayah Republik Buryatia, Jumat (15/3) kemarin. Ia meninggal hanya beberapa pekan setelah kematian ibunya.

Lygdenova meraih ketenaran di wilayah tersebut pada usia 16 tahun, ketika dia memenangkan gelar Ratu Kecantikan Buryatia pada 2008 dan menjadi pemenang ketiga dalam kontes Ratu Kecantikan Rusia, setahun kemudian.

Para penyidik mereka menduga Lygdenova meninggal karena penyakit, tetapi mereka juga memeriksa kemungkinan lain. Dalam hal ini mereka tidak merinci.

Hingga Senin (18/3), ahli forensik belum dapat menentukan penyebab kematiannya. "Sampel darahnya telah dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata seorang peneliti.

Lygdenova pindah bersama ayah dan adiknya sekitar sebulan yang lalu setelah kematian ibunya. Pada Jumat, ayahnya menghubungi apartemen dari tempat kerjanya pada sekitar pukul 11.00 waktu setempat, tetapi tidak ada yang menjawab.

Karena curiga ia bergegas pulang. "Tetapi ia terkejut saat menemukan putrinya sudah meninggal," kata Komite Investigasi dalam satu pernyataan.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau perjuangan membela diri dari Lygdenova yang ditemukan di tempat kejadian. Teman-teman dan penggemar Lygdenova berspekulasi Lygdenova mengalami masalah kesehatan jantungnya, yang bisa memburuk dengan stres akibat kematian ibunya.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
3.318 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

AS Bantah Ikut Campur di Venezuela

Korut: AS Picu Negara-Negara Lain Produksi Senjata Nuklir

Ini Cincin Emas Pilihan Paus Fransiskus