Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Janda Ini Dapat Penghargaan dari Pemerintah Mesir

Selasa, 19 Maret 2013, 04:54 WIB
Komentar : 0
Bendera Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO---Menteri Sosial Mesir Nagwa Khalil memberikan penghargaan kepada janda teladan yang berhasil mengantarkan anak-anak mereka hingga merampungkan jenjang pendidikan tinggi.

 

Dalam wawancaranya dengan jaringan televisi Nile TV pada Senin, Menteri Nagwa Khalil menjelaskan, penghargaan untuk janda teladan itu sebagai upaya memberdayakan perempuan Mesir. "Mesir sedang memasuki era baru pasca revolusi 25 Januari. Oleh karena itu, pemberian penghargaan janda teladan ini merupakan salah satu upaya memberdayakan perempuan," katanya.

Janda teladan utama diraih Nagah Abdel Aziz dari Kota Kairo yang kelima anaknya semua menyelesaikan pendidikan sarjana. Posisi kedua diraih tiga janda, yaitu Fatimah Ibrahim Al Sayed dari Provinsi Sharqiyah, Saad Salim dari Provinsi Qalyubiah, dan Wafa Hamid Yahya dari Provinsi Garbiyah. Fatimah dinilai berhasil mendidik ketiga putrinya masing-masing tamat kedokteran, insinyur dan bidang sastra, sementara Saad Salim mengantarkan tiga anaknya tamat kuliah termasuk kedokteran.

Adapun Wafa Hamid membawa semua tiga anaknya sarjana dan penghafal Al Quran, yaitu putranya meraih gelar doktor di bidang kimia, dan putrinya dekan fakultas kedokteran di salah satu universitas setempat dan satu lagi sarjana jurusan pendidikan. Janda teladan ketiga juga diraih tiga orang orang, yaitu Tahiyah Al Muhammadi dari Provinsi Monefia dann Asma Abdel Rahman dari Provinsi Dakhaliya dan Sayedah Abdel Hamid dari Provinsi Bani Suwef.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
1.954 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda