Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Presiden Mesir-Pakistan Serukan Suriah Damai

Selasa, 19 Maret 2013, 02:17 WIB
Komentar : 0
AP
Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari.

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Presiden Mesir Dr Muhammad Mursi, yang sedang berkunjung, dan timpalannya dari Pakistan Asif Ali Zardari, Senin (18/3), menyerukan penyelesaian damai bagi masalah Suriah dalam pembicaraan mereka di Islamabad, demikian laporan media setempat.

Kedua presiden mengadakan pertemuan langsung yang diikuti oleh pembicaraan tingkat delegasi di istana presiden, kata Juru Bicara Presiden Zardari, Senator Farhatullah Babar. Ketika memberi penjelasan mengenai kedua babak pembicaraan itu, Babar mengatakan kedua pemimpin tersebut mengadakan pembahasan luas mengenai masalah bilateral, regional dan internasional dan situasi di Timur Tengah.

Mengenai situasi di Suriah, Zardari mengatakan, Pakistan dan Mesir mesti bekerja sama bagi kebaikan umat dan bagi perdamaian di wilayah itu. Ia menyerukan kerja sama guna mengakhiri pertumpahan darah di Suriah dan menemukan penyelesaian damai bagi krisis tersebut.

"Pakistan percaya kedaulatan dan integritas wilayah Suriah harus dihormati," kata presiden itu seperti dilansir Xinhua. Ia menambahkan setiap campur tangan dari luar hanya akan menambah rumit keadaan dan akan memiliki konsekuensi serius bagi negara tetangga.

Ia menyatakan, upaya bagi perdamaian di Suriah harus dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Suriah dan menawarkan kesediaan Pakistan untuk memainkan peran dalam menemukan penyelesaian damai bagi krisis Suriah.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
1.363 reads
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...