Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Maduro Minta Obama Setop Upaya Bunuh Pemimpin Oposisi Venezuela

Senin, 18 Maret 2013, 08:42 WIB
Komentar : 0
Reuters/Carlos Garcia Rawlins
Venezuela's Vice President Nicolas Maduro delivers the state of nation address to national assembly in Caracas January 15, 2013.

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Pejabat Presiden Venezuela Nicolas Maduro Minggu mendesak Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk menghentikan dugaan persekongkolan untuk membunuh pemimpin oposisi Henrique Capriles menjelang pemilihan presiden 14 April.

Capriles, yang mengalahkan Chavez pada Oktober, mencalonkan diri dalam pemilu mendatang melawan Maduro, penerus pilihan Chavez.

Maduro mengatakan kepada stasiun televisi swasta Televen bahwa persekongkolan yang dirancang AS itu bertujuan untuk "menyalahkan pemerintah" guna menyerang dan "menciptakan kekacauan di Venezuela," yang terguncang awal bulan ini karena kematian presiden lama yang musuh US, Hugo Chavez, setelah berjuang dua tahun melawan kanker.

Dia menuduh CIA dan Pentagon, serta mantan diplomat AS Roger Noriega dan Otto Reich, yang juga menjabat sebagai duta besar AS untuk Venezuela, merencanakan pembunuhan itu.

Maduro juga mengatakan kelompok oposisi terlibat, dan bersumpah pemerintahnya akan memberikan "perlindungan bagi semua calon presiden," dan khususnya Capriles.

Tetapi Capriles, gubernur negara bagian Miranda, menulis dalam Twitter dan mengatakan Maduro akan menjadi penyebab "apa pun yang akan terjadi."

Washington dan Caracas telah memiliki hubungan diplomatik tegang sejak Chavez pertama berkuasa pada tahun 1999. Mereka tidak memiliki duta besar di masing-masing ibu kota negara sejak 2010.

Venezuela menuduh Amerika Serikat pada sejumlah kesempatan menjadi biang di balik persekongkolan untuk menggulingkan atau membunuh Chavez, dan mencoba untuk mengacaukan pemerintahannya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara/ AFP
1.471 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Satu Wanita Diperkosa Tiap 20 Menit di India

Kementerian Kehakiman Irak Dibom