Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

AS Dituduh Meretas Komputer Korut

Jumat, 15 Maret 2013, 15:02 WIB
Komentar : 0
Aljazeera
Hacker,ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Pemerintah Korea Utara menuduh Amerika Serikat berada di balik serangan siber di jaringan komputer surat kabar media tersebut.

Kantor Berita Rusia, Itar melaporkan serangan peretasan dari luar negeri telah merusak jaringan internet di Korut. Sejumlah situs tidak bisa diakses.

Ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan yang merupakan sekutus AS meningkat setelah PBB meningkatkan sanksi ke Pyongyang. Sanksi diberlakukan setelah Korut melakukan uji coba nuklir ketiga. Korea Utara membatalkan perjanjian gencatan senjata dengan Korsel. Mereka juga mengancam akan melakukan serangan nuklir ke AS.

Televisi Korsel MBC melaporkan layanan surat kabar resmi negara Korut juga menjadi sasaran serangan siber. Sejumlah situs KCNA tidak dapat diakses. Surat kabar Rodong Sinmun yang memiliki pengalaman serangan situs disasar kembali dan baru beroperasi normal pada Kamis dan Jumat.

"Ini bukan rahasia AS dan Korsel yang merupakan rezim boneka AS secara masif melancarkan serangan siber untuk membatasi kegiatan dan sabotase," laporan KCNA yang dilansir Guardian.

Serangan itu dinilai insentif dan virus dibuat setiap hari. KCNA dan Rodong Sinmun akhir-akhir ini menuduh AS dan Korsel tengah bersiap perang. Korea Utara sendiri juga disebut-sebut berada dibalik serangan sejumlah situs instansi pemerintah an bisnis termasuk Bank Korea Selatan pada 2011.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Dewi Mardiani
5.069 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Bantu Iran, Aset Pebisnis Yunani Dibekukan AS