Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Obama: AS Berkeras Cegah Senjata Nuklir Iran

Jumat, 15 Maret 2013, 08:40 WIB
Komentar : 0
AP Photo/Charles Dharapak
Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, JERUSALEM -- Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan terus membuka semua pilihan untuk itu. Demikian kata Presiden AS, Barack Obama, dalam satu wawancara dengan stasiun TV Israel, Channel 2, Kamis malam (14/3).

Obama, yang dijadwalkan tiba di Israel pekan depan, mengatakan Amerika Serikat memiliki informasi bahwa Iran masih memerlukan waktu satu tahun atau lebih untuk bisa memproduksi senjata nuklir. Namun, Amerika Serikat tak ingin menutupnya.

''Kepentingan kami dan kepentingan setiap orang lah untuk menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi," kata Obama menambahkan sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

''Jika diplomasi gagal, semua pilihan masih berada di meja,'' kata Obama. ''Tujuan kami di sini ialah memastikan Iran tak memiliki senjata nuklir yang dapat mengancam Israel dan memicu persaingan senjata di wilayah itu.''

Obama mengatakan para pejabat senior di pemerintahnya menyiapkan seluruh kemungkinan guna mencegah aspirasi nuklir Teheran.

"(Menteri Luar Negeri AS, John) Kerry dan (Menteri Pertahanan, Chuck) Hagel memiliki pandangan mendasar yang sama dengan saya bahwa masalah kemampuan nuklir Iran adalah masalah kepentingan keamanan nasional AS serta kepentingan keamanan nasional Israel," katanya.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Xinhua-OANA
2.982 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pos Militer Diserang 'Dozo', Tujuh Orang Tewas