Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mumi Takuti Warga Inggris

Kamis, 14 Maret 2013, 18:04 WIB
Komentar : 0
Replika mumi Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Warga Inggris cemas dengan sebuah mumi yang dipamerkan di Museum Royal Cornwall di Truro. Warga mengira repilika mumi tersebut asli berasal dari Mesir kuno.

Pihak museum menerima keluhan warga yang mencemaskan replika mumi yang dipajang. "Warga bingung, mereka yang telah mengunjungi Mesir dan Museum Kairo begitu yakin dengan kualitas artefak di Museum Truro, " ujar David Perrelet dari panitia pameran barang antik di Pasar Par di Cornwall. 

 

Penyebabnya, tutur Parrelet, orang Mesir menggunakan kelelawar untuk mencegah perampokan makam. Sehingga, mumi dikhawatirkan menyebarkan antrax. Perrelet kemudian mendapat konfirmasi dari staf museum bahwa mumi tersebut merupakan replika. 

Al-Arabiya melaporkan, Pasar Par terkenal dengan barang antik yang aneh dan indah seperti peti mati, pintu sel penjara, meja operasi rumah sakit tahun 1940-an dan mumi Mesir. 

Reporter : Nur Aini
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
2.944 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Suku Aborijin Berhasil Duduki Kursi Gubernur

Buku 'Sister in Islam' Dinilai Tak Langgar Ajaran Islam