Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Obama Akan Kunjungi Tempat Kelahiran Yesus di Betlehem

Selasa, 12 Maret 2013, 06:46 WIB
Komentar : 0
AP/Paul Sancya
Presiden Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan mengunjungi Gereja Nativity di Betlehem, gereja yang diyakini kaum Kristiani sebagai tempat lahirnya Yesus.

Kunjungan itu akan dilakukan Obama saat mengadakan lawatan wilayah tersebut pekan depan, demikian menurut sumber-sumber dari pihak Palestina.

Otoritas Palestina secara resmi telah diberi tahu oleh pihak Amerika Serikat bahwa Obama akan mengadakan perjalanan ke Betlehem di Tepi Barat --wilayah Palestina yang diduduki Israel-- untuk mengunjungi tempat tersebut.

Obama akan memulai lawatan tiga harinya ke wilayah-wilayah Israel dan Palestina pada 20 Maret mendatang, kata Israel, Minggu --pengumuman resmi pertama kalinya menyangkut kunjungan Presiden Obama yang sangat ditunggu-tunggu itu.

Obama akan melakukan pertemuan dengan para pejabat Israel di Yerusalem dan mengunjungi Ramallah di Tepi Barat dan Betlehem pada 21 Maret.

Pada 29 Juni tahun lalu, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kebudayaan (UNESCO) mengesampingkan keberatan Israel atas pemberian status warisan dunia bagi Gereja Nativity.

Pemungutan suara rahasia yang dilangsungkan UNESCO menghasilkan perbandingan suara dukungan 13-6 bagi dimasukkannya Gereja Nativity berikut rute perjalanan sucinya ke dalam daftar bergengsi UNESCO.

Hasil tersebut disambut meriah oleh delegasi Palestina dan kekecewaan mendalam dari sekutu Israel, Washington.

Delegasi AS untuk UNESCO pada saat itu mengatakan pihaknya "sangat kecewa", dan menekankan bahwa "badan ini jangan sampai dipolitisir."

Redaktur : Heri Ruslan
2.852 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Serangan Bom Tewaskan Belasan Warga Irak

Perompak Somalia Bebaskan Kapal Minyak Yunani