Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Perompak Somalia Bebaskan Kapal Minyak Yunani

Selasa, 12 Maret 2013, 06:00 WIB
Komentar : 0
topnews.in
Perompak Somalia, dalam salah satu aksinya.

REPUBLIKA.CO.ID, ATHENA -- Perompak Somalia membebaskan sebuah kapal minyak Yunani dan 26 orang awaknya yang ditangkap 10 bulan lalu di Laut Arab. Demikian kata Dynacom Tankers Management, perusahaan pemilik kapal itu, Senin.

Kapal MT Smyrni, yang mengangkut satu juta barel minyak mentah, dibajak pada Mei tahun lalu di lepas pantai negara Teluk Arab, Oman.

Perompak menyatakan mereka membebaskan kapal itu pekan lalu setelah menerima uang tebusan.

"Kami memperoleh uang tebusan 9,5 juta dolar dan turun dari kapal itu pada Jumat malam," kata Isse Abdulahi, yang dikenal sebagai salah satu dari empat perompak yang mendanai operasi pembajakan, kepada Reuters melalui telepon.

Perusahaan pemilik kapal itu menolak berkomentar mengenai uang tebusan tersebut. Mereka mengatakan bahwa seluruh awak kapal -- 14 orang Filipina, 11 warga India dan satu orang Romania -- selamat. Kapal itu berlayar ke sebuah pelabuhan yang aman.

Abdulahi mengatakan dua orang awak kapal itu dalam keadaan sakit. Data pelacak kapal global menunjukkan MT Smyrni meninggalkan ujung utara Somalia pada Sabtu.

Kapal itu berlayar ke arah selatan menuju Somalia tengah sebelum mengubah arah dan menjauh dari pantai Somalia ke arah India pada Minggu.

Pembajakan itu, yang terjadi pada Mei 2012 ketika kapal tersebut berlayar menuju Indonesia, merupakan salah satu serangan berhasil terakhir perompak Somalia terhadap sebuah kapal minyak besar.

Pekan lalu sebuah tanker kimia yang dibajak setahun lalu bersama lebih dari 20 orang awaknya juga dibebaskan oleh perompak Somalia.

Kelompok-kelompok bajak laut Somalia, yang beroperasi di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa, memperoleh uang tebusan jutaan dolar dari pembajakan kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Reuters
2.524 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Iran-Pakistan Resmikan Jaringan Pipa Gas