Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Venezuela Tunda Pilpres

Senin, 11 Maret 2013, 06:00 WIB
Komentar : 0
Reuters
Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Venezuela menunda pemilihan presiden untuk memilih pengganti mendiang Presiden Hugo Chavez sampai 14 April 2013. Demikian kata Dewan Pemilu Nasional seusai pertemuan luar biasa pada Sabtu waktu setempat.

Dewan melakukan pertemuan sesuai permintaan Nicolas Maduro yang sempat menjadi wakil presiden di bawah mendiang Presiden Chavez. Maduro menginstruksikan rapat tersebut sampai dewan pemilu menetapkan tanggal pemungutan suara untuk memilih presiden Venezuela yang baru.

Chavez sendiri pernah menunjuk Maduro sebagai penerusnya saat dia menjalani operasi kanker terakhirnya pada Desember 2012.

Chavez meninggal pada Selasa pada usia 58 tahun setelah berjuang melawan kanker yang menggerogoti tubuhnya selama dua tahun terakhir. Dia telah memimpin Venezuela selama 14 tahun.

Oposisi Venezuela menuding pengangkatan Maduro sebagai presiden sementara merupakan hal palsu karena inkonstitusional. Mereka beranggapan bahwa satu-satunya orang yang pantas untuk mengambil alih posisi pemimpin Venezuela adalah juru bicara DPR. Namun, Mahkamah Agung Venezuela mengesahkan pengangkatan Maduro.

Upacara pelantikan Maduro digelar beberapa jam pada Jumat waktu setempat setelah upacara pemakaman kenegaraan Chavez selesai.

Pemakaman tersebut dihadiri oleh lebih dari 30 kepala negara dan pemerintahan. Beberapa nama disebut seperti Presiden Kuba Raul Castro, pemimpin Iran Mahmoud Ahmadinejad dan orang nomor satu Belarusia Alexander Lukashenko.

Maduro kemungkinan akan maju sebagai calon presiden dalam bursa pemilihan umum dari partai berkuasa. Dia akan bersaing dengan pemimpin oposisi yang saat ini menjadi gubernur negara bagian Miranda, Henrique Capriles.

Berdasarkan hasil jajak pendapat, Maduro sementara ini mengungguli Capriles. Banyak pihak meyakini Maduro akan melenggang menjadi pemimpin Venezuela.

Capriles sendiri sempat kalah atas mendiang Chavez dalam pemilihan presiden pada Oktober tahun lalu.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/RIA Novosti-0ANA
1.778 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...