Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kim Jong Un Lebih Berbahaya dari Ayahnya?

Minggu, 10 Maret 2013, 18:00 WIB
Komentar : 0
Antara
Presiden Korea Utara Kim Jong-un

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Ancaman Korea Utara untuk meluncurkan serangan nuklir ke AS membuat pejabat Amerika bingung.  Manuver itu mengindikasikan bahwa pemimpin Korut, Kim Jong Un lebih sulit diprediksi, lebih berbahaya, dan sulit dibaca dibandingkan ayahnya, Kim Jong Il.

"Pemimpin baru itu bertindak lebih ekstrem dibandingkan ayahnya, lebih dingin dan perhitungan, " ujar pejabat senior pemerintah AS dilansir Guardian.

Ia tidak menyangka Jong Un bisa membuat ancaman sejauh itu. "Ancaman untuk meluncurkan nuklir secara langsung ke Amerika dan Korea Selatan menegaskan bahwa kita berhadapan dengan orang baru," ungkapnya.

Dibandingkan Kim Jong Il yang meninggal Desember 2012, Jong Un ibarat petinju. "Tidak seorang pun tahu apa yang telah direncanakan, dan apa yang dia pikirkan mengapa Korea Utara menaikkan retorika," ujarnya.

Pejabat Senior AS mengatakan Jong Un berpendidikan luar negeri. Dia berjanji kepada para pengamat Korut akan lebih terlibat dengan Barat. "Sayangnya dia mengikuti ayah dan kakeknya. Sulit untuk bersikap optimistis mengenai itu," ungkapnya. Kakeknya, Kim Il Sung merupakan pendiri Korut.

Para pejabat mengatakan ancaman terbaru, ditambah uji coba nuklir dan peluncuran roket, menguatkan kemungkinan respons kekerasan dari Pyongyang atas sanksi PBB.

"Ini berbahaya jika mengabaikan ancaman sebagai retorika dan propaganda. Sulit untuk diprediksi," ujar pejabat lain.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
5.593 reads
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Senin, Falkland Gelar Referendum Memilih Kedaulatan