Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Venezuela Pilih Presiden Baru 14 April

Minggu, 10 Maret 2013, 10:46 WIB
Komentar : 0
REUTERS/Gil Montano
Hugo Chavez

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Venezuela akan memilih presiden baru pengganti Hugo Chavez pada 14 April mendatang. Penentuan jadwal pemilihan tersebut dilakukan setelah Nicolas Maduro yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden menjadi pejabat sementara pengganti presiden.

Mantan Presiden Venezuela, Hugo Chavez meninggal pada 5 Maret setelah berjuang melawan kanker hampir dua tahun. Maduro akan memimpin pemerintahan dengan Henrique Capriles yang memimpin pihak oposisi. 

Chavez yang telah memimpin Venezuela selama 14 tahun terpilih kembali sebagai presiden pada Oktober 2012. Dia mengalahkan Capriles dengan kemenangan 54 persen suara. Sementara Capriles mendapatkan 44 persen.

BBC melaporkan saat kesehatan Chavez menurun, dia mengumumkan Maduro sebagai penggantinya. Maduro yang berusia 50 tahun menjadi favorit dalam jajak pendapat presiden Venezuela pengganti Chavez. 

Kepala Komisi Pemilihan Umum Venezuela, Tibisay Lucena mengatakan para kandidat calon presiden bisa mendaftar mulai senin pekan depan. Pihak oposisi kembali mengangkat Capriles sebagai calon presiden. Dia merupakan gubernur dari negara bagian Miranda. 

Sementara itu, jutaan rakyat Venezuela mengantarkan jasad Chavez ke museum militer di Caracas. Maduro mengatakan mantan pemimpin mereka akan diawetkan seperti Lenin dan Mao Zedong. 

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Endah Hapsari
896 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Warganya Diserang, Begini Kemarahan Iran

Wamenlu Iran Kecam Serangan Polisi Israel di Al Aqsa