Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kematian Chavez Tak Lemahkan Hubungan Iran-Amerika Latin

Minggu, 10 Maret 2013, 08:52 WIB
Komentar : 0
Bebeto Matthews/AP
Ahmadinejad

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menekankan bahwa kematian Presiden Venezuela Hugo Chavez tidak akan membuat hubungan antara Teheran dan negara-negara Amerika Latin melemah.

Ahmadinejad memberi pernyataan itu, Sabtu (9/3), setelah tiba dari kunjungannya menghadiri pemakaman Chavez di Caracas, Venezuela.

‘’Bangsa Iran memiliki ikatan yang kuat dengan negara-negara revolusioner (Amerika Latin), dan membantu kita memperkuat ikatan. Sehingga tidak ada yang bisa membayangkan bahwa ruang kosong akan terjadi dalam hubungan kami karena kematian Chavez,’’ kata Ahmadinejad seperti dikutip dari kantor berita Iran FARS, Ahad (10/3).

Dia mengatakan Chavez adalah pendukung kuat dari pemimpin revolusioner, dan para pemimpin revolusioner yang berkumpul di Caracas bersumpah untuk melanjutkan kebijakan Chavez.

Ahmadinejad berada di Caracas bersama dengan delegasi pejabat kabinetnya untuk menghadiri upacara pemakaman, Chavez, Jumat (8/3) malam. Chavez meninggal di sebuah rumah sakit di Caracas, Selasa (5/3) akibat kanker.

Reporter : RR Laeny Sulistywati
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
2.349 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ini Ultimatum Turki untuk Kelompok Teroris

Kejam, Ribuan Perempuan Suriah Disiksa dan Dibunuh