Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hindari Pajak, Pasangan di Cina Ramai-Ramai Cerai

Sabtu, 09 Maret 2013, 20:26 WIB
Komentar : 0
dailymail
Perceraian/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Badan pencatat pernikahan di distrik Zhabei, Shanghai, Cina mencatat rekor perceraian tertinggi pekan ini. Seorang petugas administrasi mengatakan dalam satu hari terdapat 53 pasangan mengajukan permohonan cerai. 

Perceraian yang jika dihitung rata-rata terjadi tiap lima menit itu terjadi untuk menghindari undang-undang pajak tentang penjualan rumah.

Direktur perusahaan investasi International Strategic Grup, Li Li mengatakan, kebijakan ini diambil setelah pemerintah setempat menerapkan aturan pajak yang ketat untuk properti. Kejadian serupa juga terjadi di Wuhan, Nanjing dan Ningbo. 

"Ini agak aneh, tapi menjadi masuk akal jika mereka berinvestasi," ungkapnya seperti dilansir Reuters, Sabtu (9/3).

Pemerintah daerah di Cina menerapkan pajak sebesar 20 persen dari hasil penjualan properti. Aturan ini diterapkan kepada keluarga yang tinggal bersama dibawah lima tahun. 

Orang-orang akhirnya memilih jalan pintas untuk bercerai dan menjual properti mereka secara individu. "Setelah menjual properti, mereka akan menikah kembali," tutur Li.

Properti menjadi lahan investasi utama masyarakat Cina. Harga rumah-rumah di kota besar cenderung meningkat selama sembilan bulan terakhir. Pemerintah mencoba mengendalikan iklim investasi dengan peraturan namun belum pernah seketat sekarang. Investor dan calon pembeli masih menunggu aturan detail mengenai pajak properti. 

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Mansyur Faqih
5.553 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...