Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lakukan Mutilasi, Kiper Brasil Dipenjara 22 Tahun

Sabtu, 09 Maret 2013, 18:51 WIB
Komentar : 0
heraldsun
Penjaga gawang Brasil Bruno Fernandes

REPUBLIKA.CO.ID, RIO DE JANEIRO -- Seorang kiper asal Brasil, Bruno Fernandes, diganjar hukuman penjara atas tuduhan pembunuhan terhadap teman perempuannya. Mantan kapten Flamengo ini divonis 22 tahun penjara oleh majlis hakim.

Kasus yang membelit Fernandes ini terjadi pada 2010 lalu. Ia terbukti melakukan penganiayaan terhadap Eliza Samudio (25 tahun) yang tak lain adalah kekasihnya sendiri hingga tewas. 

Korban dibunuh beberapa saat setelah melahirkan seorang anak hasil hubungannya dengan Fernandes. Seperti dilansir laman Soccerway, Sabtu (9/3), Fernandes juga terbukti melakukan mutilasi terhadap korban. Beberapa bagian tubuh korban dijadikan makanan untuk anjing piaraan Fernandes. Sebagian lainnya dikubur dalam lapisan beton. Bayi korban lantas dibuang di sebuah permukiman kumuh. 

Fernandes merupakan seorang kiper berbakat yang digadang-gadang bakal menjadi penjaga gawang nomor satu Brasil di Piala Dunia 2014. Sebelumnya, ia sempat membantah mengetahui dan memerintahkan dua orang temannya untuk menculik dan membunuh Samudio. Dua orang teman Samudio tersebut juga ikut divonis penjara terkait kasus ini.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Mansyur Faqih
3.571 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Irlandia Utara Rusuh

Oposisi Sebut Pelantikan Maduro Langgar Konstitusi