Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemimpin Korut Nyatakan Siap Perang dengan Korsel dan AS

Jumat, 08 Maret 2013, 19:37 WIB
Komentar : 0
AP
Pemimpin Korut Kim Jong Un didampingi isteri Ri Sol Ju.

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un meminta tentaranya untuk mempersiapkan perang dengan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Itu dilakukan menyusul meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea.

Kim mengunjungi tentara Korut di perbatasan selatan dan meminta mereka bersiap memusnahkan musuh. Dia menempatkan tentaranya di pesisir menghadap pulau Yenpyeong. Pada 2010 lalu, Korut melepaskan senjata dari posisi tersebut hingga menewaskan empat orang dan melukai 19 orang lainnya. 

Media di Korut menuliskan Kim menekankan perlunya prajurit bersiap-siap untuk memusnahkan musuh jika sewaktu-waktu perintah diturunkan. Mereka diperintahkan untuk memberi pukulan mematikan kepada musuh. 

The Telegraph melaporkan komentar Kim tersebut datang setelah Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi baru terhadap Pyongyang. Sanksi diberikan menyusul berhasilnya uji coba nuklir Korut yang ketiga pada Februari lalu. 

Selain itu, Korut juga menarik kesepakatan gencatan senjata di semenanjung Korea sejak akhir perang Korea pada 1853. Mereka juga memutus hubungan pemerintah Pyongyang dan Seoul yang merupakan saluran langsung kedua pemerintahan di saat krisis. 

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Mansyur Faqih
5.611 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Obama Tak Jamin Damaikan Palestina-Israel

Ini Daftar Pulau Pribadi yang Disewakan

Senat Tunjuk Direktur CIA Baru, Ini Dia Orangnya