Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Iran Tuntut IAEA Beri Alasan Kunjungi Parchin

Kamis, 07 Maret 2013, 21:20 WIB
Komentar : 0
telegraph.co.uk
Fasilitas nuklir Iran

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Fereidoon Abbasi, mengatakan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) harus menyerahkan dokumen yang menjelaskan alasan kunjungan ke lokasi militer Parchin. Hal tersebut untuk dipertimbangkan oleh Iran.

Abbasi memberitahu kantor berita resmi Iran, IRNA, bahwa Parchin tidak dan tak pernah digunakan bagi kegiatan nuklir.

''Jika IAEA ingin mengunjungi Parchin, mereka harus menyediakan alasan dan dokumen yang sah,'' katanya.

Abbasi menambahkan para pejabat militer Iran akan diajak berkonsultasi untuk membuat keputusan akhir.

Lokasi Parchin menjadi keprihatinan utama IAEA sejak November 2011. Iran sebelumnya telah menolak memberi akses ke lokasi itu. Kecuali, kesepakatan telah dicapai mengenai pendekatan terstruktur dan kerangka kerja yang memungkinkan para pemeriksa PBB memeriksa kegiatan nuklir Iran.

Pada Senin (4/3), pengawas nuklir PBB mengisyaratkan pendekatan tersetruktur tak boleh menjadi alasan bagi Iran untuk menghalangi akses ke Parchin. PBB menuntut akses penuh ke lokasi tersebut.

"Saya meminta Iran sekali lagi untuk memberi akses ke lokasi Parchin tanpa penundaan lebih jauh, baik ada kesepakatan atau tidak mengenai pendekatan terstruktur,'' kata Yukiya Amano, Direktur Jenderal IAEA, dalam satu pernyataan.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Xinhua-OANA
1.362 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...