Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Harga Minyak Dunia Jatuh karena Pasokan Naik

Kamis, 07 Maret 2013, 06:52 WIB
Komentar : 0
blogspot.com
Harga uMinyak Dunia Turun - ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Harga minyak mentah turun pada Kamis (7/3) pagi WIB. Laporan Badan Informasi Energi (EIA) AS menyatakan, kenaikan karena persediaan minyak naik. Yaitu dari 3,8 juta barel menjadi 381,4 juta barel untuk pekan yang berakhir 1 Maret. Angka itu melebihi perkiraan kenaikan 1,1 juta barel.

Xinhua melaporkan, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April turun 39 sen atau 0,43 persen. Menjadi menetap di 90,43 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 0,5 persen menjadi ditutup pada sekitar 111 dolar AS per barel. 

Laporan juga menunjukkan penurunan sebesar 0,6 juta barel untuk bensin, yang merupakan penarikan keempat berturut-turut. Serta penarikan 3,8 juta barel untuk sulingan.

Pada perdagangan Rabu (6/3), harga minyak mentah turun. Ini mengimbangi kenaikan sebelumnya karena ketidakpastian setelah kematian Presiden Venezuela Hugo Chavez. Venezuela merupakan produsen minyak mentah utama Amerika Latin.

Sebagai anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia. Pemerintah mengatakan Venezuela memproduksi tiga juta barel minyak per hari.

Sejauh ini para analis tidak memperkirakan untuk melihat perubahan besar dalam produksi minyak Venezuela. Namun ketidakpastian dari pemilihan presiden dapat memberikan tekanan pada harga minyak.

Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara
2.006 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda