Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Presiden Jadi 'Salesman' Pariwisata RI di Berlin

Rabu, 06 Maret 2013, 07:17 WIB
Komentar : 0
Presiden SBY

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertindak sebagai "salesman" bagi pariwisata Indonesia pada pembukaan pameran pariwisata internasional Berlin (ITB Berlin) 2013 di Berlin, Selasa (6/3) malam.

Di hadapan sekitar 5.000 orang pelaku industri pariwisata dunia yang hadir pada acara yang dibuka Kanselir Jerman Angela Merkel itu, Presiden SBY mempromosikan pariwisata Indonesia. Salah satu fokus penekanan SBY adalah dengan menyatakan, selain Bali masih banyak objek wisata Indonesia yang menarik, seperti Candi Borobudur dan komodo yang merupakan 'Jurassic Park'-nya Indonesia

"Bagi yang senang diving and snorkling ada di Bunaken dan Maluku Utara. Bagi yang senang kehidupan alam liar, ada Orang Utan di Kalimantan. Bagi yang senang gunung berapi, bisa berkunjung ke Sumatra," katanya.

Selain itu, katanya, ada "Lost of Paradise" Raja Ampat di Papua, serta bagi yang senang makanan pedas ada di Sumatera Barat. "Rendang Padang dari Sumatra Barat dinobatkan CNN sebagai makanan terlezat di dunia," kata Presiden yang disambut tepuk tangan hadirin.

Indonesia, kata Presiden, juga memiliki berbagai makanan khas seperti nasi goreng dan sate. "Indonesia merupakan tujuan wisata yang lengkap," katanya. Dengan nada bergurau, Presiden mengatakan bahwa wisatawan bisa mengenakan sandal dan celana pendek di Indonesia, tetapi sekali-kali jangan menggunakan sandal dan celana pendek ke pesta.

Presiden berharap kesertaan Indonesia sebagai negara mitra resmi (official partner country) dalam "Internationale Tourismus-Borse" (ITB) Berlin 2013 bisa mendorong pencapaian target kunjungan wisatawan 2014 sebanyak 10 juta orang.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
1.429 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

SBY Dukung Kemitraan Komprehensif UE-ASEAN

Merkel: Uni Eropa Fokus FTA dengan Indonesia, Lalu ke ASEAN