Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

AS Ancam Nuklir Iran

Selasa, 05 Maret 2013, 20:37 WIB
Komentar : 0
Reuters/Michael Dalder
Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wakil presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, upaya untuk menghentikan program nuklir Iran bukanlah gertak sambal.

Saat konferensi Komite Urusan Luar Negeri AS Israel (AIPAC), Senin (4/3), Biden mengatakan bahwa bom nuklir di tangan Iran akan menjadi ancaman eksistensial ke Israel, menimbulkan bahaya bagi sekutu AS yang lain di Timur Tengah, dan akan mengguncang dunia.

‘’Kami memiliki komitmen strategis bersama yaitu mencegah Iran memperoleh senjata nuklir,’’ kata Biden saat pidato di depan peserta AIPAC seperti dikutip dari Aljazirah, Selasa (5/3). Biden mengaskan, AS tidak mencari perang, dan siap untuk bernegosiasi damai.

‘’Masih ada ruang dan waktu untuk diplomasi,’’ ucapnya. Para pejabat Barat mengatakan, Iran belum melakukan sesuatu yang konkret untuk meredakan kekhawatiran mereka tentang program nuklir Iran.

Reporter : Rr Laeny Sulistyawati
Redaktur : Dewi Mardiani
5.876 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...