Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Perawat Enggan Lakukan Napas Buatan, Perempuan Ini Meninggal

Senin, 04 Maret 2013, 07:55 WIB
Komentar : 0
www.rncentral.com
Napas Buatan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Seorang nenek 87 tahun meninggal setelah perawat menolak memberikan napas buatan (CPR). Lorraine Bayless jatuh di panti jompo tempatnya tinggal di Bakersfield, Glenwood Gardens, Selasa (26/2). Namun tidak ada yang melakukan tindakan pertolongan apa pun terhadapnya.

Dalam rekaman telepon antara 911 dan perawat di Glenwood Gardens yang dirilis Dinas Pemadam Kebakaran Bakersfield menunjukkan perawat enggan memberikan CPR lantaran ia tidak memiliki wewenang atas itu.

"Apakah ada orang di sana yang bersedia untuk membantu perempuan ini dan tidak membiarkan ia mati?" ujar operator 911 dalam rekaman yang dirilis Dinas Pemadam Kebakaran Bakersfield, seperti dilansir laman ABC News.

"Tidak ada," jawab perawat yang menjawab telepon.

Dalam rekaman yang berlangsung tujuh menit 16 detik itu perawat tersebut mengatakan kepada operator memberikan CPR kepada pasien adalah hal yang terlarang. Dalam aturannya, perawat di panti jompo tersebut tidak boleh memberikan tindakan medis apa pun.

"Siapa saja yang bisa melakukan CPR. Berikan telepon ini kepada mereka. Saya paham fasilitas Anda tidak bersedia melakukan itu. Perempuan ini tidak bisa bernapas dan dia akan mati bila tidak dilakukan CPR," ujar operator dengan nada khawatir. Namun tidak ada yang berani melakukan CPR.

Setelah beberapa menit ambulan datang dan membawa Bayless ke Mercy Hospital Southwest. Perempuan tua itu akhirnya meninggal di rumah sakit.

Segera setelah kasus tersebut Glenwood Gardens merilis pernyataan yang mengkonfirmasi kebijakan melarang karyawan melakukan CPR terhadap pasien. 

"Dalam keadaan darurat kesehatan, tugas kami adalah segera menghubungi petugas medis untuk meminta bantuan dan menunggu dengan memberikan perhatian kepada kebutuhan pasian sampai bantuan tiba. Ini merupakan protokol yang harus kami ikuti," tulis pernyatan tersebut. 

Meski pun sudah merilis protokol yang harus diikuti, panti jompo tersebut tetap akan melakukan penyelidikan internal.

Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : Mansyur Faqih
1.812 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ledakan di Pakistan Renggut 40 Nyawa