Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Alqaidah Samakan Obama dengan Kaum Luth

Sabtu, 02 Maret 2013, 21:17 WIB
Komentar : 0
AP PHOTO
Presiden AS Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden AS Barack Obama yang diklaim mendukung pernikahan sesama jenis di negaranya mendapatkan kecaman dari beberapa pihak. Termasuk dari Alqaidah yang sejak lama menjadi musuh bebuyutan AS.

Kecaman tersebut dimuat dalam majalah berbahasa inggris Inspire yang diterbitkan oleh jaringan Alqaidah. Dalam edisi terbarunya disebutkan, keputusan Obama yang mendukung pernikahan sejenis merupakan tindakan terkutuk. Sebagaimana dikutuknya kaum Luth yang akhirnya dibinasakan dari muka bumi.

Lebih lanjut, majalah inspire juga mengutip beberapa hasil survei dilakukan sejumlah lembaga. Seperti lembaga Gallup yang menyebutkan setengah dari warga AS yang telah dewasa ternyata mendukung pernikahan sejenis. 

Obama juga ditampilkan dalam kolom tersebut dengan tulisan, "Saya berpendapat pasangan sejenis bisa menikah." Inspire menyatakan kata-kata tersebut memang keluar dari mulut Obama.

Selain Obama, mantan anggota parlemen AS, Barney Frank yang pernah menyatakan secara terbuka bahwa ia adalah gay juga menjadi sorotan. Ia malah disebut majalah Inspire sebagai simbol impian Amerika.

Di tulisan itu, Frank ditampilkan dalam sebuah foto dengan seorang pria dengan keterangan, "Frank yang baru menikah,". 

Majalah Inspire yang telah terbit 10 edisi tersebut memang telah banyak menuai kontroversi di masyarakat AS. Pada edisi sebelumnya, Majalah Inspire bahkan memberikan inspirasi bagi pembacanya bagaimana tips merakit bom sederhana.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Mansyur Faqih
7.784 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Kotoran Astronot Dijadikan Tameng Radiasi Misi Mars

AS Janji Terus Dukung Presiden Yaman