REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Ledakan bom di Baghdad dan sekitarnya, termasuk dua bom mobil di dekat lapangan sepak bola, menewaskan sedikitnya 23 orang pada Kamis. Sementara, tiga orang tewas ditembak di Irak utara. Demikian keterangan pejabat keamanan dan medis.
Dengan aksi kekerasan terbaru tersebut, sebanyak 210 orang telah tewas dan 550 terluka dalam serangan pada Februari. Demikian menurut hitungan AFP berdasarkan pada sumber-sumber keamanan dan medis.
Seorang pejabat kementerian dalam negeri mengatakan satu bom mobil meledak di dekat lapangan bola di wilayah Shuala Baghdad. Ledakan bom diikuti oleh ledakan kedua setelah pasukan keamanan tiba di lokasi kejadian.
''Ledakan-ledakan itu menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai 30 lainnya,'' kata para pejabat medis.
Sementara, seorang gerilyawan meledakkan sebuah granat tangan di Mahmudiyah di selatan Baghdad. Pelaku melepaskan granat ketika orang-orang berusaha menangkapnya.
''Lima bom meledak di dekatnya dan menewaskan sedikitnya dua orang serta melukai setidaknya tujuh lainnya,'' kata para pejabat keamanan dan medis.
Dua bom pinggir jalan juga meledak di daerah al-Shurta Rabea di selatan Baghdad. Bom menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya. Sementara bom mobil di Aziziyah, tenggara Baghdad, menewaskan satu orang dan melukai 17.