Kamis, 14 Syawwal 1436 / 30 Juli 2015
find us on : 
  Login |  Register

Cina Sebut Perundingan Nuklir Iran Berjalan Transparan

Rabu, 27 Februari 2013, 21:45 WIB
Komentar : 2
AP
Instalasi Nuklir Iran
Instalasi Nuklir Iran

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pemerintah Cina menilai perundingan nuklir Iran di Kazakhstan, berlangsung transparan dan cukup konstruktif bagi penyelesaian isu nuklir Iran yang makin positif di masa datang.

"Nuklir Iran adalah masalah yang cukup sensitif dan komplek, tidak cukup hanya diselesaikan dalam satu hingga dua kali pertemuan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying di Beijing, Rabu (27/2) seperti dinukil dari Reuters.

Chunying mengatakan Cina berharap semua pihak untuk menggunakan kesempatan secara tulus, fleksible, dan terbuka, terhadap setiap kepedulian dari masing-masing pihak, untuk menuju perundingan mendatang yang lebih baik bagi penyelesaian bagi persoalan nuklir Iran.

Dalam perundingan yang berakhir Selasa (26/2), Cina diwakili asisten Kementerian Luar Negeri Ma Zhaoxu. Max Zhaoxu sempat mengatakan pertemuan dengan Wakil Sekretaris Badan Tertinggi Keamanan Nasional Iran Ali Baqeri.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Reuters
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

Insiden Penembakan Tewaskan Sejumlah Orang di Swiss